Kamis, 01 Agustus 2013
Menulislah, dan rubahlah dunia
Minggu, 30 Juni 2013
Jalan
Sore ini aku menonton sebuah film. Pekerjaan menyenangkan bukan. Akan aku ceritakan kembali untukmu, dengan bahasa penulis..tidak tidak. Akan aku ceritakan sesuai dengan versiku. Manusia jatuh cinta. Cowok dengan cewek ataupun cewek dengan cewek. Ada yang jauh tak bisa bersatu. Ada juga yang begitu dekat didepan mata tetapi tak bisa juga bersatu. Ya. Itu kejam. Tapi hidup memang dibuat seperti itu kan? Agar kita tahu apa yang benar benar kita inginkan dan berusaha meraihnya. Berbahagialah kalian yang mencintai dan berusaha untuk mendapatkan cinta itu. Mengapa? Karena ketika kamu bersusah susah untuk mendapatkannya, kamu tidak akan dengan mudah melepaskannya. Yang aku percaya Tuhan tidak akan membiarkan kita sendirian kan. Tuhan mempunyai jalannya sendiri untuk mempertemukan kita dengan cinta yang kita inginkan. Menarik bukan. Ketika kamu menemukannya suatu saat nanti. Coba rasakan kupu kupu yang ada diperutmu. Menggelitik. Tapi lebih dari itu. Sesuatu yang kamu sebut cinta itu adalah sesuatu yang membuat km tidak bisa terpisah lama dari sisimu. Membuat km seakan ingin teerus bersama. Mungkin inilah asal muasal mengapa orang yang saling mencintai akhirnya hidup bersama. Karena tidak ingin tertinggal satuhal pun dari seorang yang kamu cinta. Beranilah untuk mengejar cinta itu. Dan takutlah untuk kehilangan cinta itu.
Tiara Shammy♥♥♥
Minggu, 05 Mei 2013
1 Dekade DBL
Dulu ketika SMA, saya menjadi supporter setia, kebetulan kakak saya adalah kapten tim basket sekolah. Dari situ saya tahu, kerasnya perjuangan sebagai tim. Bagaimana untuk tetap kompak meski dengan banyak kekurangan. Bagaimana terus berusaha hingga akhir meski kata tidak mungkin terus membayangi.
Setelah jatu hati dengan DBL saya mulai menjajal menjadi peserta journalist DBL. Saya jadi tahu makna pride dari slogan DBL. Coba deh kamu rasakan sendiri hawa kompetisi di ajang ini, bisa buat merinding pokooknya. Saya jadi bingung mengungkapkannya. Selain itu saya belajar bagaimana ingin mengungguli namun tetap mendukung. Bagaimana rasa lelah namun tetap ingin menjadi nomor satu.
Saya tahu, tidak menang bukan berarti kalah. Setelah tawa dan air mata jatuh di dbl arena, Saya putuskan untuk sebuah misi yang sederhana. DBL harus tetap ada dan eksis, untuk tetap menjadi mimpi berjuta orang dan membuat mereka berusaha untuk meraihnya.
Tercetuslah ide untuk menjadi bagian dari DetEksi Jawapos. Lebih banyak lagi yang saya pelajari. Tentang bagaimana kekurangan fisik tidak menjadi penghalang. Ada kapten tim yang ternyata mempunyai kekurangan dalam komunikasi,dia mempunyai bentuk bibir yang tidak sempurna tepatnya bibir sumbing. Meski mewawancarainya saja begitu susah, tapi melihat caranya bermain... Ckckck, commisioner DBL dibuatnya menangis. Juga tentang bagaimana dbl mengubah jalan hidup seseorang. Kapten tim yg sekeluarga adalah penari. Seorang diri dia buktikan kepada kelurganya, dengan kedua kaki tangannya dia mampu memutuskan jalan hidupnya sendiri. Sebagai pembasket. Bagaimana juga perjuangan seseorang dari zero menjadi hero. Ditahun pertamanya bermain di DBL dia menjadi pemain cadangan yg tidak pernah diturunkan dalam pertandingan. Ditahun keduanya dia menjadi bintang lapangan. Menyabet MVP dan setelah lulus sma, tim basket profesional surabaya merekrutnya sebagai pemain muda. Bagaimana ambisi tidak hanya untuk membawa kebaikan untuk diri sendiri namun juga orang disekitar yang kita sayangi. Ketika pelatih cerdas yang membawa timnya menjadi juara adalah mantan pemain profesional. Tidak hanya ingin siswanya menjadi pemain hebat seperti dirinya,namun ingin para siswanya tidak kesepian dirumah karena ditinggal orang tua mereka bekerja. Dan menjatuhkan pilihan dengan berhedon ria. Bagaimana usaha terbaik kita tidak hanya untuk kebanggan diri kita tetapi juga untuk orang lain. Penampilan dance yg memukau. Dibaliknya adalah penyampaian belasungkawa terdalam terhadap sang guru pendamping yang meninggal sepulang dari mengantarkan tim dance tampil di DBL. Sang guru pasti bangga di atas sana. Dan saya ikut menangis ketika mewawancarai tim dance yang sangat kompak itu.
Dari pelajaran itu semua. Disinilah saya sekarang. Sebagai penonton opening Honda DBL East Java Series - North Region 2013. Satu yang bisa saya simpulkan. DBL adalah magnet. Mencuri perhatian. Dan selalu dinanti. Malam ini ketika saya kembali menyaksikan DBL dari bangku penonton. Show yg ditampilkan tidak seapik beberapa tahun lalu. Kualitas pertandingan juga tidak sebegitu menarik untuk disakaikan
namun, para supporter gila yang setia meneriakkan nama sekolahnya yg bertanding di arena pasti punya alasan sendiri untuk tergila gila. Sama seperti dengan saya. Saya juga punya alasan tersendiri untuk kembal ke arena ini dan tergilagila. :)
Senin, 01 April 2013
Autis dan Kasih Sayang
Minggu, 31 Maret 2013
Tanah Surga
![]() |
Jalanan Tengah Kota (sebelah Imbi -alun-alun kota jayapura) |
![]() |
pantai Dok 2 |
Jumat, 29 Maret 2013
Someday
Sabtu, 02 Maret 2013
Jumat, 01 Maret 2013
Jakarta Sore
Kamis, 28 Februari 2013
Hujan Di Desember
Pasukan-pasukan kecilnya berlari-lari menuruni udara bercampur dengan polusi Surabaya.
Nenek masih berbaring di dalam kamar bertuliskan ICU
Monitor besar terpampang di sudut sebelah kiri nenek
Sudah tiga kali aku diterangkan mengenai arti angka-angka dan grafik yang ada di dalamnya
Aku tidak faham, lebih tepatnya aku tidak peduli
Sudah lima hari berlalu, kaki nenek semakin dingin. Bukan karena mesin pendingin, tapi selimut nenek memang dibuat dingin sedingin es.
Kata dokter berdasarkan pemantauan termometer suhu badan nenek terlampau tinggi.
Pagi ini, menemani bapak, dokter menjelaskan nenek tidak akan bertahan lama, hanya keajaban.
Dan aku masih mempercayai, keajaiban itu pasti ada.
Keluarga berkumpul, tetapi hanya aku seorang yang berada di dalam ruangan, bersama tubuh nenek.
Tidak ada kata-kata, tidak ada genggaman
Tubuh nenek hanya berguncang, seakan susah untuk menghirup udara.
Sesekali perawat mengeluarkan alat pompa, katanya oksigen di otak nenek berkurang.
Aku tidak faham,lebih tepatnya tidak peduli.
Sudah tidak ada pemikiran logis di kepalaku. Pemikiran logis hanya membuat aku lemah dan menyerah pada kondisi.
Panggil aku manusia paling keras kepala.
tiga jam, limajam, enam jam berlalu dengan terus ku panjatkan dzikir yang tidak berhenti.
Tuhan selalu menjawab doaku, namun tidak kurasakan jawabannya sekarang.
Apa Tuhan marah padaku? bukan itu isyarat yang diberikan tuhan.
Karena menjawab berarti iya, dan diam adalah tidak.
Kamu masuk ke ruang ICU. Masuklah, sini aku kenalkan pada nenekku tercinta.
Kamu hanya berpaling, dan kembali ke pintu masuk.
Aku berlari, menghampirimu.
"Sini, kenapa keluar, akan ku kenalkan kepada nenekku,"
"Untuk apa, beliau sudah tidak ada disini,"
aku tidak faham, namun aku peduli.
Ini kah jawaban darimu Tuhan, Engkau menyampaikan jawabanmu dengan meminjam mulut seseorang.
"Sudah jam 2, ia belum makan,". Kamu menarikku keluar ruangan bertuliskan ICU.
19.05 WIB. Layar monitor besar di sebelah kiri tempat tidur nenek. menunjukkan garis lurus terus menerus.
Aku Faham, aku mengerti. dan hujanpun kini berhenti. Namun kembali di dini hari. Ketika air menuruni tubuh Mbauti.
Bahagia menurutmu?
"ya, aku bahagia"
"Bahagia menurutmu apa ce?"
"Bahagia menurutku, adalah ketika kamu dicintai dengan tulus oleh orang lain, kamu menerimanya dan kamupun membalasnya."
"Kalau bahagia menurutmu?"
*perbincangan siang hari empat wanita
Selasa, 04 Desember 2012
Desember 2012
kembali berjumpa di akhir tahun
mungkin beberapa posting selanjutnya adalah cerita mengenai rangkuman hidup saya di tahun istimewa ini.
tahun dengan sejuta kenangan, dengan sebuah cerita, dan sebuah sejarah baru.
Saya bersyukur telah diberikan kehidupan sepanjang tahun 2012 ini dengan penuh warna, penuh berkah, dan penuh cinta.
selamat menikmati kisah saya
Hujan dan Kamu
Lebih dari sekedar kembali memngingatkan memori hujan romantis di sore hari.
Tapi karena memetaforakan kamu dengan titik hujan rasanya cukup relefan.
Hidup bagiku adalah perjalanan sehari-hari. Bertemu dengan orang, berpapasan dengan orang, sesekali memincingkan mata, sesekali mengeluarkan umpatan.
Tapi toh aku akan terus berjalan.Titik-titik hujan, tidak membuatku berhenti berjalan.
Tapi cukup membuatku ingat caranya untuk tersenyum dan bersyukur.Seperti itupula caramu memngingatkanku bagaimana kehidupan itu patut untuk disyukuri. Bahwa setiap kejutan yang datang adalah cara agar aku dewasa melewatinya. Seketika kaki kaki hujan pun seemakin besar, memaksaku berhenti namun aku tidak berhenti. Bagiku, hujan adalah hujan. Dia ada menemaniku namun bukan untuk mengusikku. Ya aku keras kepala memang. Semoga kamu selalu bisa memahaminya. Sebagaimaana diamnya hujan, ia hanya bergemericik ketika dia bisa dan saatnya tepat untuk bergemericik. namun. Ketika aku berlalu keterlaluan. Aku ingin kamu menjadi pemberhenti terakhirku. Ucapkan dan peluk aku dengan kuyub. Paksa aku berhenti jika saatnya nanti aku benar-benar harus berhenti. Kalau keras kepalaku mengalahkan rasa dingin yang kau berikan. Putuskan perjalananku. Berikah genangan dari pasukan airmu. Tutup jalanku biarkan aku menunggu dan berhenti. Hingga saatnya pasukanmu mengalir dan menguap menjadi awan. Kamu tahu tidak akan membuat lautan di atas daratan. Kamu menghentikanku sesaat. Dan aku hanya ingin kamu yang melakukannya. Aku percaya kamu bisa. Karena itu, hati ini aku berikan setengahnya untukmu. Agar kamu dapat bertelepati denganku. mengetahui kapan aku dapat dipaksa untuk berhenti.
Senin, 19 Maret 2012
H-12
tak apa, dulu ketika masih duduk dibangku SMA, mendapatkan status mahasiswa "Seutuhnya" itu juga datang begitu lama. Dan kini, untuk mendapatkan status itu lagi bukanlah persoalan mudah. seperti kata seorang teman, si babon aka Della. Hidup itu pilihan, bahagia itu pilihan. dan seperti kata-kata di Blognya, Insya Allah memilih pilihan yang tepat.
sekarang, Time Table sebuah pemberitaan media sudah di tangan, yang akan berlangsung per 20 Maret hingga 21 Juni 2012. Ini tentang basket, ini tentang kenangan masa lalu, ini tentang perjuangan, ini tentang teriakan dan air mata. ini tentang perasaan lega, dan ini tentang semua keribetan liga basket pelajar terbesar di Negeri ini.
Dan kini, aku akan tinggal menghitung hari.....
Rabu, 04 Januari 2012
Orang Jahat
aku bukan menganggap ini sebagai suatu pertanda buruk.
aku semakin semangat menjalani tahun ini
semalam, Tuhan masih sangat menyayangiku
dalam tanda-tandanya, Dia membiarkanku untuk mengucapkan doa
hingga di akhir penghujung doa, musibah itu datang
dua orang yang berboncengan menarik tas yang berisikan impian
sekali lagi reflek keras kepalaku bekerja
menahan sekuat tenaga , tak ingin impianku direnggut
ya, harga yang aku bayar adalah luka-luka di sekitar bagian tubuh
Alhamdulilah, aku hanya terjatuh.
Dan Tuhan lagi-lagi menyayangiku dengan mendatangkan
orang-orang baik hati yang membantuku, menenangkan diriku,
dan mengantarkanku pulang
sungguh diberkati mereka
banyak hal yang bisa aku petik
dalam hati aku semakin kekeuh,
kalau aku sangat membenci para penjahat
*hawa-hawa cocok jadi jaksa ni
aku benci pencuri, aku benci penjambret
heeii,,aku ingatkan kepada semua orang yang hendak ingin menjadi pencuri
tahu nggak barang yang kamu ambil itu adalah hasil keringat
dan usaha keras korbanmu
dan kamu hanya memetiknya seraya mengambil yang bukan menjadi rezekimu
namun Tuhan adil kok
aku yakin ada balasan terhadap orang-orang yang kejam.
Kamis, 15 Desember 2011
#day 5 - Desember-februari
Selasa, 06 Desember 2011
#day 4 - Bahagia Yang Sederhana
Kamu berpacaran dengan aku dan KELUARGAku
Senin, 05 Desember 2011
#day 3 - Legenda Bapak
Minggu, 04 Desember 2011
#day 2 - Perubahan Itu Mutlak
Jumat, 02 Desember 2011
#day 1. Menikmati Hidup
Rabu, 30 November 2011
Hai Desember - Hai Akhir Tahun
Kamis, 22 September 2011
Quid Est Veritas ?
Entah mungkin saat menulis ini saya sedang galau atau lebih tepatnya antara logika dan perasaan tidak mempunyai sebuah korelasi. Sehingga apa yang disebut oleh teman-teman saya sebuah "cinta" itu tidak bisa saya definisikan.
Sempat terlintas, dari suatu ketika, perasaan "cinta" yang belum saya ketahui makna dan rasanya itu sebenarnya adalah sesuatu yang dikira-kira. Dalam artian tidak Valid dan tidak bisa dibuktikan keyakinan dan kesahan nya. Kita nggak bisa memperhitungkan atau kita tidak mempunyai tolak ukur atau parameter tertentu yang bisa dijadikan sebagai patokan atau dasar tertentu.
Jadi, kesimpulannya, Perasaan Cinta itu adalah sesuatu yang dikira-kira. Yang berarti juga bahwa ilmu perkiraan tidak akan pernah bisa dibuktikan dan dan akan semakin besar kemungkinan kekecewaan dan kesalahannya.
Namun teori saya tadi sebertinya bisa disangkalkan dengan teori kesesatan, yang saya buat sendiri dengan mengkaitkannya dengan arti sebuah kebenaran yang hakiki dianut oleh kaum ajaran kebenaran pragmatis.
Seorang pakar mengemukakan, "Truth is what is fated to be believed in the long run"
yang kurang lebih bermakna, bahwa kebenaran adalah sesuatu yang dipercaya dalam jangka waktu yang panjang.
Yang jika saya hubungkan dengan sebuah perasaan. teori kebenaran kaum pragmatis ini bisa digunakan juga.
Yakni, jika kamu percaya seseorang itu mampu membawamu kedalam suatu kebahagiaan. Dan kepercayaan itu berjalan sekian lamanya. Entah itu kamu yakini cinta, kasih sayang, rasa membutuhkan atau apalah itu. Namun Itulah Cinta, yang berlandaskan teori kebenaran sesungguhnya.
Apa kata saya, Cinta itu bisa dilogika. Bisa berjalan tanpa ilmu mengira-ngira dan merasa-rasa. Selalu ada teori mendasar untuk dijadikan sebuah landasan yang konkret.
*sekian... saya harus segera meliput. Siang Blogger. :D